Pererat Kebersamaan, Setkab Gelar Silaturahmi Sesama Pegawai

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 21 Juni 2017
Kategori: DWP SETKAB
Dibaca: 20.561 Kali
Waseskab dan Deputi Seskab Bidang Administrasi menyerahkan bingkisan dalam acara kegiatan silaturahmi dan kegiatan sosial Ramadan sebagai pengamalan nilai-nilai Pancasila, di Aula Serbaguna, Gedung III Lantai I Kemensetneg, Rabu (21/6). (Foto: Humas/Rahmat)

Waseskab dan Deputi Administrasi saat kegiatan silaturahmi dan sosial Ramadan sebagai pengamalan nilai Pancasila, di Aula Serbaguna, Gedung III Kemensetneg, Rabu (21/6). (Foto: Humas/Rahmat)

Guna memperkuat kebersamaan antar pegawai, Sekretariat Kabinet (Setkab) pada Rabu (21/6) petang, menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan kegiatan sosial Ramadan sebagai pengamalan nilai-nilai Pancasila, di Aula Serbaguna, Gedung III Lantai I Kementerian Sekretariat Negara.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Selanjutnya, ceramah keagamaan diberikan oleh ustadz Dr. M. Hidayat, M.B.A., M.H yang merupakan khatib di Masjid Baiturrahim, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ratih Nurdiati dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pegawai di lingkungan Setkab karena bisa bersilaturahmi dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan di bulan Ramadan.

Waseskab berharap, dengan silaturahmi yang terjalin erat semoga keluarga besar Setkab dapat bekerja sama secara optimal dalam mendukung Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Melalui tempaan di bulan Ramadan ini, semoga kita menjadi hamba-Nya yang semakin bertakwa, bijak, dan profesional dalam menjalankan pekerjaan kita,” kata Ratih Nurdiati.

Waseskab juga mengingatkan mengenai Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, falsafah, dan kepribadian bangsa serta ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

“Momentum peringatan tersebut hendaknya semakin meneguhkan komitmen kita untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keseharian kita,” tegas Ratih.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Ratih, dibentuk pula Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 yang bertujuan agar nilai-nilai Pancasila dapat terinternalisasi dengan baik dalam diri.

Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, jelas Waseskab, merupakan 4 pilar penyangga utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila dan Kebinekaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Apabila salah satu pilar hilang, maka bangunan kebangsaan kita terancam runtuh,” ujar Ratih kepada hadirin.

Untuk itu, Ratih meminta agar anugerah berupa kebinekaan yang Allah SWT berikan digunakan untuk kemajuan bangsa.

Apalagi sebagai penyelenggara pemerintahan, menurutnya nilai-nilai Pancasila harus ada, baik dalam lingkungan pekerjaan, keluarga, maupun lingkungan sosial lainnya.

“Kita niatkan dengan tulus segala kerja kita untuk mendukung pemerintahan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tutup Ratih.

Dalam kesempatan ini, Wakil Sekretaris Kabinet juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Sekretaris Kabinet yang berhalangan hadir dalam acara ini.

Dalam acara tersebut juga dilakukan Penyerahan bantuan sosial yang diberikan kepada pensiunan pegawai Setkab, petugas kebersihan, dan taman, serta anak yatim.

Tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain Para Deputi, Staf Ahli dan Staf Khusus Seskab, para pejabat eselon II, III, dan para pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setkab. (FID/RAH/ES)

DWP SETKAB Terbaru