Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Pada Penutupan KTT Indian Ocean Rim Association (IORA 2017), di Assembly Hall, JCC, Jakarta, Selasa, 7 Maret 2017

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 7 Maret 2017
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 9.224 Kali

Logo-Pidato2Yang mulia para Kepala Negara/ Kepala Pemerintahan, Ibu dan Bapak sekalian.

Saat ini kita memasuki mata acara kedelapan dan sesi penutupan. Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yang Mulia Presiden Jacob Zuma dan Yang Mulia Perdana Menteri Malcolm Turnbull, yang bersama-sama saya, telah memimpin pembahasan kita dalam berbagai sesi KTT ini. Tibalah kita pada akhir pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi IORA dan perkenankan saya menyampaikan pidato penutupan.

Yang mulia para Kepala Negara/ Kepala Pemerintahan, Ketua Delegasi, Ibu dan Bapak sekalian.

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

Selamat sore, salam sejahtera bagi kita semuanya.

Kita telah mencapai akhir dari Konferensi Tingkat Tinggi, 20 tahun IORA. Kita telah membahas banyak aspek yang penting yang berkaitan dengan tantangan-tantangan sekaligus peluang-peluang di kawasan Samudra Hindia. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas berbagai kontribusi dari Yang Mulia, pada Leaders Meeting hari ini. Dan sungguh banyak sekali masukan, ide, dan usulan yang sangat bermanfaat. Di samping Leaders’ Meeting, tentunya para Menteri dan para pejabat tinggi kita juga mengadakan banyak sekali pertemuan formal dan informal.

Dan yang juga tidak kalah pentingnya, delegasi-delegasi bisnis, termasuk kamar dagang dari beberapa negara anggota IORA termasuk Indonesia, telah mengadakan Business Summit dan juga melakukan networking di sela-sela KTT IORA ini. Sekali lagi saya menghimbau, mengajak agar berbagai forum di bawah naungan IORA, terus memprakarsai solusi-solusi yang praktis atas tantangan-tantangan yang nyata yang kita hadapi bersama, saya menghimbau agar ada tindak lanjut setelah ini. Kalau kita menginginkan manfaat-manfaat yang nyata, kalau kita ingin melihat realisasi yang menjadi sangat penting adalah tindak lanjut, follow up.

Sebelum kita resmi menutup KTT IORA 2017, izinkan saya menyampaikan bahwa di samping solusi-solusi praktis kita, terutama para leaders juga perlu memikirkan untuk membangun sebuah budaya jadi akar daripada segalanya adalah budaya, termasuk budaya sosial dan budaya politik.

Dan untuk menciptakan suasana kondusif untuk membangun dukungan masyarakat atas reformasi-reformasi, yang diperlukan untuk modernisasi. Dan untuk membangun gairah masyarakat supaya giat berusaha, giat menggarap peluang-peluang yang ada, kita memerlukan suatu budaya yang berorientasi keterbukaan, yang sifatnya mendengar, yang sifatnya penuh dengan pengertian, yang sifatnya penuh dengan tidak hanya toleransi bahkan respect terhadap perbedaan, kita harus membudayakan supaya bangsa kita melihat perbedaan bukan sebagai sesuatu yang memisahkan kita satu sama lain. Tetapi sebagai sesuatu yang memperkaya di saat kita bergabung dan bekerja sama.

Terakhir, saya ingin menyampaikan apresiasi saya kepada para Menteri, kepada para pejabat tinggi, kepada para anggota delegasi yang telah bekerja keras untuk penyelenggaraan KTT yang historis ini, dan juga bekerja keras untuk menghasilkan Jakarta Concord dan Action Plan yang baru saja kita sahkan. Marilah kita bertepuk tangan meriah bagi semua penyelenggara acara KTT IORA minggu ini.

Dengan demikian, sekali lagi, saya menyampaikan atas nama komunitas IORA, terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Ibu sekalian di Jakarta minggu ini. Saya juga ucapkan selamat kepada Afrika Selatan selaku chair yang berikutnya dari IORA. Sampai bertemu di Afrika Selatan. Dan dengan ini saya nyatakan KTT IORA 2017 resmi ditutup.

Terima kasih

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru