web analytics

Kategori : Artikel

Artikel


  • 11 October 2017
  • 11939 Views

Era Disruption dan Manajemen Strategik Birokrasi

Eddy-Cahyono-SugiartoOleh: Eddy Cahyono

(“The greatest danger in times of turbulence; it is to act with yesterday’s logic”—Peter F. Drucker)

Dunia kini tengah mengalami guncangan besar,  sebagaimana  yang diilustrasikan dengan baik oleh Paul Gilding dan Francis Fukuyama dalam bukunya “The Great Disruption”,  fenomena ini terbentuk sebagai akumulasi  perubahan ekologi dramatis dan meningkatnya persaingan global yang salah satu faktor penyebabnya diakselerasi oleh konvergensi teknologi informasi (TIK).

  • 9 October 2017
  • 15920 Views

Urgensi Pengelolaan Kinerja PNS Berbasis SKP

lucy arbOleh: Lucianasari

Sejak Tahun 1979, penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilakukan menggunakan Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 Tahun 1979 Tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS.

Kenyataan empirik menunjukkan proses penilaian dengan DP3 cenderung hanya proses formalitas, memiliki bias dan subjektifitas yang tinggi, tidak objektif, lebih berorientasi pada penilaian kepribadian (personality) dan perilaku (behavior) yang merupakan penilaian kualitatif atasan, serta tidak dapat mengukur secara langsung produktivitas dan hasil akhir kerja PNS.

  • 9 October 2017
  • 15562 Views

Pola Adat Ritual di Keraton-Keraton Jawa Tengah Selatan

kraton jawaOleh Kukuh Pamuji*)

Apabila kita menengok kembali ke dunia keraton Jawa Tengah Selatan pada abad ke-18 dan awal abad ke-19, disana Nampak jelas terdapat upacara pujian untuk mengambil hati (propitiation) dewi-dewi perkasa, seperti halnya Batari Durga dan Ratu Kidul. Seperti dimaklumi, sudah menjadi salah satu tugas pokok raja di Asia Tenggara adalah menjamin kemakmuran kerajaan mereka dengan mengadakan upacara-upacara khusus.

Upacara dimaksud, diselenggarakan di ibu kota kerajaan atau di tempat-tempat sakral yang berhubungan dengan dewi pelindung yang “membaureksa” kerajaan, melalui utusan khusus istana ke tempat tersebut. Dewi pelindung biasanya menjaga empat penjuru (mata angin), dan sifat baik atau buruknya sangat menentukan keselamatan kerajaan.

  • 6 October 2017
  • 18143 Views

Aksi untuk Mengatasi Sampah Laut, Persoalan Serius Nan Mengkhawatirkan

sampah lautPermasalahan sampah plastik saat ini telah mencapai pada kondisi yang mengkhawatirkan, bagaimana tidak, dalam sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa sampah plastik yang terbawa sampai ke laut mencapai 8 juta metrik ton per tahun, atau sebanding dengan 2.740 ekor gajah jantan perharinya, dan yang menyedihkan Indonesia termasuk negara yang menyumbang sampah plastik paling besar di dunia.

Dari hasi penelitian Jenna Jambeck, seorang peneliti lingkungan mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang memberikan kontribusi lebih dari 50% dari seluruh limbah plastik di lautan dunia (nomor 2 terbesar setelah China).

  • 3 October 2017
  • 21027 Views

Media Sosial Sebagai Ekspresi Kekinian

medsosOleh: Dra. Ihsanira Dhevina E, M.A*

Terasa sudah komunikasi sebagai bagian dari kebutuhan hidup manusiaKeperluan untuk berkomunikasi seakan tak pernah surut, pergerakan arus pesan dan informasi terus dilakukan oleh siapa saja, dimana saja serta kapan saja. Artinya, kegiatan inilah yang semakin mewarnai kehidupan manusia dan tampak sebagai kebutuhan yang tak dapat ditunda. Adanya smartphones  memungkinkan manusia di era ini sangat mudah memperoleh informasi dan informasi terus menerus menembus waktu kehidupan manusia.

  • 12 September 2017
  • 45408 Views

Penerbangan Menuju Destinasi Pariwisata

arif-khOleh: M. Arief Khumaedy

Penerbangan menuju Destinasi Pariwisata perlu ditingkatkan, dalam rangka mendukung kontribusi sektor pariwisata dalam meningkatkan pendapatan nasional dan kesejahteraan rakyat. Seperti diketahui sektor pariwisata di harapkan mampu memberi kontribusi pada pembangunan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya di berbagai kesempatan menyatakan bahwa Pariwisata merupakan penyumbang PDB, devisa dan lapangan kerja yang paling murah dan mudah.  Hal senada juga terdapat dalam pembahasan di sidang kabinet yang dipimpin Presiden, bahwa “pariwisata merupakan sektor yang paling cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

  • 8 September 2017
  • 50816 Views

Olahraga, Bukan Hanya Sekadar Prestasi…*)

denmasediOleh: Edi Nurhadiyanto **)

 “Revolusi olahraga demi mengharumkan nama bangsa. Olahraga adalah bagian dari revolusi multikompleks bangsa ini”. (Presiden 1 RI Soekarno, 1963)

Olimpiade Musim Panas XIV di London tahun 1948, menjadi titik tolak diawalinya Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap tanggal 9 September. Pada tahun 1948, Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) sebagai lembaga resmi di Indonesia saat itu belum diakui menjadi anggota International Olympic Committe (IOC).

  • 7 September 2017
  • 50698 Views

Rakhine State dan Harkat Kemanusiaan yang Terusik

Peta_Indonesiaoleh Ihsanira Dhevina E *)

Komitmen dalam mewujudkan perdamaian di suatu negara tentu tidak terlepas dari peran Pemerintah bersama masyarakatnya. Indonesia sebagai negara berdaulat dengan penuh rasa syukur, senantiasa berupaya mewujudkan perdamaian abadi yang merupakan hak setiap bangsa. Perdamaian di negeri tercinta maupun di seluruh kawasan.

Komitmen untuk berperan di lingkup internasional ini tertuang di dalam Nawa Cita dan pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat pertama kali memimpin Sidang Kabinet Paripurna tanggal 27 Oktober 2014, yakni melindungi kedaulatan Negara Republik Indonesia; melindungi warga negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) di luar negeri; meningkatkan diplomasi ekonomi, termasuk diplomasi maritim dan terakhir meningkatkan peran Indonesia di kawasan dan di dunia internasional.

  • 5 September 2017
  • 52672 Views

Perjuangan Para Seniman Melalui Karya Seni

konferensi pers pertamaOleh: Kukuh Pamuji

“Setiap orang punya ruangnya sendiri untuk berjuang dan berkarya”. Pernyataan ini mengandung pengertian bahwa berjuang dan berkarya memiliki makna yang sangat luas. Siapa pun dapat berkontribusi untuk bangsanya melalui profesi dan keahlian masing-masing, tidak terkecuali orang-orang yang mengabdikan dirinya untuk sebuah profesi yang kita kenal dengan istilah seniman.

Tulisan ini menyajikan sisi lain  perjuangan para seniman yang memiliki andil besar dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Peran para seniman tersebut mengisyaratkan bahwa berjuang tidak selamanya harus dengan mengangkat senjata.

  • 29 August 2017
  • 61901 Views

Meningkatkan Branding Negara Melalui “Gastro Diplomacy”

untuk foto artikelOleh : Thanon Aria Dewangga

 “The gentle art of gastronomy is a friendly one. It hurdles the language barrier, makes friends among civilized people, and warms the heart.” – Samuel Chamberlain

DIPLOMASI SEBAGAI ALAT

Diplomasi menjadi sebuah alatdalam usaha sebuah negara mencapai tujuanpolitis dan promosi negara di dunia internasional. Dalam teori hubungan internasional, istilah people to people contact menargetkan masyarakat sebagai komunitas internasional, yang perlu dipengaruhi melalui cara diplomasi yang lebih familiar dan lebih ‘cair’. Sebagian kalangan menyebutkan cara ini sebagai bentuk diplomasi yang didefinisikan sebagai usaha dari satu atau lebih  aktor internasional untuk mempengaruhi lingkungan internasional lewat hubungan langsung dengan publik luar negeri.