web analytics

Kategori : Artikel

Artikel


  • 28 October 2016
  • 87060 Views

Keikutsertaan Pemerintah Indonesia dalam International Maritime Organization (IMO), Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, London

imoDyah Kusumastuti, Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Kedeputian Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet

Rabu, 26 Oktober 2016 merupakan hari ketiga penyelenggaraan salah satu sidang International Maritime Organization (IMO) Tahun 2016, yaitu Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session. Pertemuan tersebut telah dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2016 dan akan selesai pada tanggal 28 Oktober 2016 di London, Inggris.

IMO yang merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.

  • 27 October 2016
  • 85883 Views

Kontribusi Aktif Indonesia dalam International Maritime Organization (IMO), Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session, London

WhatsApp Image 2016-10-25 at 15.27.37Dyah Kusumastuti

Asisten Deputi Bidang Kelautan dan Perikanan, Deputi Bidang Kemaritiman, Sekretatriat Kabinet

Saat ini sedang berlangsung salah satu sidang International Maritime Organization (IMO) Tahun 2016, yaitu Marine Environment Protection Committee (MEPC) – 70th Session. Pertemuan tersebut diselenggarakan mulai tanggal 24 Oktober 2016 dan akan selesai pada tanggal 28 Oktober 2016 di London, Inggris.

IMO merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.

  • 20 October 2016
  • 84345 Views

Selat Karimata, Potensi Wisata Bahari yang Tersembuyi

Difa artikelOleh: Difa Giovani**

Indonesia merupakan negara bahari dan negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi pembangunan SDA dan jasa-jasa lingkungan/environmental services yang sangat besar, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu potensi sektor pembangunan yang belum dikembangkan secara optimal adalah pariwisata bahari (marine tourism).

  • 17 October 2016
  • 84049 Views

Mengintip Pesona Selat Karimata

suryani ani ani

Oleh: Suryani *)

PULAU KARIMATA

Pulau Karimata adalah pulau berstatus Suaka Alam Laut (SAL) di mana keadaan alamnya, mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem yang perlu dilindungi perkembangannya agar berlangsung secara alami.

Gugusan Kepulauan Karimata yang terletak di Kabupaten Kayong Utara, ditetapkan sebagai Cagar Alam berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan No. 2240/DJ/I/1981 tanggal 15 Juni 1981, dengan luas 77.000 hektare.

  • 15 October 2016
  • 58581 Views

Kegiatan Sail sebagai Media Promosi Pariwisata Indonesia

suryani ani ani

Oleh: Suryani *)

Peribahasa terkenal mengatakan bahwa “tak kenal maka tak sayang” maka, untuk bisa merasakan sayang, kenali dulu. Agaknya peribahasa tersebut sangat tepat jika dikaitkan dengan upaya pemerintah dalam mempromosikan keindahan obyek pariwisata Indonesia di mata dunia. Bagaimana dunia bisa menyukai Indonesia bila mereka tidak pernah melihat langsung pesona Indonesia?

Salah satu usaha Indonesia dalam memperkenalkan keindahan obyek wisata bahari adalah melalui kegiatan Sail yang sudah dilaksanakan 8 (delapan) kali sejak tahun 2009, diawali dengan Sail Bunaken, Sail Banda, Sail Wakatobi-Belitong, Sail Morotai, Sail Komodo, Sail Raja Ampat, Sail Teluk Tomini, dan untuk tahun 2016 digelar Sail Selat Karimata.

  • 16 September 2016
  • 70008 Views

PLTN, Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran

HamidiOleh:  Hamidi Rahmat

Semakin maju kehidupan suatu masyarakat, semakin sejahtera mereka, semakin maju negaranya, maka konsumsi listriknya semakin tinggi. Demikian pula halnya dengan negara kita, Indonesia, setiap tahun kebutuhan akan listrik selalu meningkat, baik karena pertambahan jumlah penduduk maupun karena peningkatan konsumsi tenaga listrik per kapita.

 

Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menunjukkan bahwa konsumsi listrik Indonesia meningkat 69.962 MWh (46,23 %) selama 5 tahun dari 151.334 MWh pada tahun 2009 menjadi 221.296 MWh pada tahun 2014 atau meningkat 9,25 % per tahun.

  • 31 August 2016
  • 78956 Views

REFORMASI BIROKRASI DAN PERSAINGAN GLOBAL

Eddy-Cahyono-SugiartoBangsa  Indonesia tengah berada pada era persaingan global, kompetisi  antar negara luar biasa keras dan sengitnya. kita  harus berani keluar dari zona nyaman, diperlukan langkah-langkah terobosan, kecepatan kerja, lembaga-lembaga negara yang kuat dan efektif untuk mengatasi  masalah kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan”

(Pidato Presiden Jokowi  di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPR  16/8/2016)

  • 19 August 2016
  • 84276 Views

Merintis Pulau Enggano dengan Angkutan Laut Perintis

IMG-20160809-WA0008oleh Benni Kusriyadi*)

Transportasi laut memiliki peran strategis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah diakui dunia sebagai negara kepulauan melalui UNCLOS 1982. Sebagaimana diamanatkan dalam penjelasan umum dari Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran bahwa angkutan laut yang mempunyai karakteristik pengangkutan secara nasional dan menjangkau seluruh wilayah melalui perairan perlu dikembangkan potensi dan ditingkatkan peranannya sebagai penghubung antarwilayah, baik nasional maupun internasional termasuk lintas batas, karena digunakan sebagai sarana untuk menunjang, mendorong, dan menggerakkan pembangunan nasional.

  • 17 August 2016
  • 78540 Views

Energi Untuk Kegiatan Produktif Pulau Enggano

HamidiOleh : M. Hamidi Rahmat

Kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sistem Komunal, merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi masyarakat di pulau-pulau kecil terluar (PPKT).

  • 16 August 2016
  • 79719 Views

OPTIMALISASI PENGELOLAAN PULAU-PULAU KECIL TERLUAR (PPKT)

095995400_1448251378-1*) Widy Prasetyo
1. Pendahuluan

Kondisi geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara kepulauan (archipelagic state) yang memiliki 17.504 pulau, membentang dari Sabang hingga Merauke serta dari Miangas hingga Dana Rote dengan 92 Pulau Pulau Kecil Terluar (PPKT), diantaranya terdapat 12 (dua belas) pulau kecil terluar yang memiliki nilai  sangat strategis karena batas negara ditentukan dari titik terluar pulau ini. Pulau-pulau ini sangat rawan baik ditinjau dari sisi keamanan maupun keberadaan fisik geografisnya dikarenakan hilang karena adanya ancaman baik secara politis maupun secara fisik.