web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 9 August 2017
  • 13383 Views

Perubahan Sangat Cepat, Presiden Jokowi Dorong Ilmuwan Sosial Perbanyak Riset Kebijakan

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan membuka Kongres ke-10 HIPIIS) dan SMICBES), di Surakarta, Jateng, Rabu (8/8) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan membuka Kongres ke-10 HIPIIS) dan SMICBES), di Surakarta, Jateng, Rabu (8/8) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Usai membuka Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 atau The Association of Asian Consitutional Court and Equivalent Institutions(AACC) 2017 di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (9/8) siang menuju Hotel Best Western, di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk membuka Kongres ke-10 Himpunan Indonesia Untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) dan Sebelas Maret International Conference on Business, Economic and Social Sciences (SMICBES).

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengakui, bahwa ilmu-ilmu sosial sekarang ini sudah berkembang secara sangat dinamis. Tapi ia mengingatkan bahwa dunia juga berubah begitu sangat cepatnya.

  • 9 August 2017
  • 13703 Views

Presiden Jokowi: Tidak Ada Institusi Yang Miliki Kekuasaan Mutlak, Apalagi Diktator

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/8). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Jokowi berfoto bersama peserta Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/8). (Foto: Humas/Anggun)

Dalam bagian lain pidatonya pada pembukaan Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 atau The Association of Asian Consitutional Court and Equivalent Institutions (AACC) 2017 di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu (9/8) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyinggung peran konstitusi untuk mencegah pemaksaan kehendak oleh satu kelompok pada kelompok lainnya.

Menurut Presiden Jokowi, konstitusi lah yang menjaga agar tidak ada satupun kelompok yang secara sepihak memaksakan kehendaknya tanpa menghormati hak-hak warga negara yang lain. Selain itu sebagai negara demokrasi, menurut Presiden, Indonesia menjadikan konstitusi sebagai rujukan utama dalam membangun praktik demokrasi yang sehat dan terlembaga.

  • 9 August 2017
  • 10408 Views

Dilindungi Konstitusi, Presiden Jokowi: Tidak Ada Warga Negara Kelas 1, Kelas 2

Presiden Jokowi saat membuka acara Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/8). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Jokowi saat membuka acara Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia 2017 di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/8). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sebagai negara yang majemuk, Indonesia mempunyai pengalaman yang panjang dalam mengelola keragaman dan perbedaan. Dari pengalaman itu, Presiden sampaikan bahwa melihat pentingnya Pancasila sebagai perekat persatuan dan ideologi bangsa, dan Undang-undang Dasar 1945 sebagai konsesus bersama antar seluruh elemen bangsa.

Segenap warga negara, lanjut Presiden, memegang teguh konstitusi untuk memastikan adanya penghormatan, adanya perlindungan, adanya pemenuhan hak-hak asasi manusia dan hak warga negara bagi seluruh rakyat Indonesia, dan dengan penghormatan, perlindungan, pemenuhan hak-hak warga negara itu, maka setiap warga negara memiliki persamaan kedudukan, memiliki kesetaraan dalam kehidupan bernegara.

  • 9 August 2017
  • 12533 Views

Kementerian ESDM: Tarif Tenaga Listrik di Indonesia Termasuk Murah Dibanding Negara ASEAN

Data Perbandingan Tarif Listrik ASEAN

Data Perbandingan Tarif Listrik ASEAN

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, bahwa Tarif Tenaga Listrik (TTL) di Indonesia bukanlah yang termahal di dunia, bahkan termasuk murah dan kompetitif untuk kawasan ASEAN.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengemukakan, data bulan Mei 2017 menyebutkan bahwa TTL untuk golongan rumah tangga di Indonesia sebesar Rp1.467 kWh, jauh lebih murah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Filipina sebesar Rp2.359 per kWh, Singapura Rp2.185 per kWh dan Thailand sebesar Rp1.571 per kWh.

  • 8 August 2017
  • 13762 Views

Presiden Jokowi Minta Peringkat Kemudahan Berusaha dan Kepercayaan Rakyat Ditingkatkan

Presiden Jokowi berfoto bersama di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (8/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi berfoto bersama di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (8/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Dalam bagian lain pidatonya saat melantik 2.014 orang Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIV Tahun 2017, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung peringkat kemudahan berusaha di Indonesia dan tingkat kepercayaan rakyat kepada pemerintahan Indonesia.

“Peringkat kemudahan berusaha Indonesia sekarang sudah meningkat dari peringkat 106 pada tahun 2016 menjadi peringkat 91 pada tahun 2017. Ini tetap harus kita perbaiki dari tahun ke tahun. Dan survei Gallup International juga menunjukkan tingginya kepercayaan rakyat kepada pemerintah,” kata Presiden Jokowi.

  • 8 August 2017
  • 14902 Views

Lantik Pamong Praja, Presiden Jokowi: Jangan Alergi Terhadap Kritik Masyarakat

Presiden Jokowi melantik Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi melantik Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi melantik 2.014 orang Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIV Tahun 2017, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (8/8) sore.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Pamong Praja Muda IPDN angkatan XXIV yang telah lulus, dan hari ini akan mengawali pengabdian kepada masyarakat.

  • 8 August 2017
  • 14537 Views

Ke Jatinangor, Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana berbincang dengan Menko Polhukam dan Kepala Staf Kepresidenan, sebelum bertolak menuju Bandung, dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (8/8) siang. (Foto: Setpres)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana berbincang dengan Menko Polhukam dan Kepala Staf Kepresidenan, sebelum bertolak menuju Bandung, dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (8/8) siang. (Foto: Setpres)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, siang ini, Selasa (8/8) sekitar pukul 14.00 WIB,  dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat.

Setibanya di Provinsi Jawa Barat, Kepala Negara beserta rombongan akan langsung menuju Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang. “Di sana, Presiden dan Ibu Iriana akan menghadiri Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017,” kata Deputi Bidang Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres), Bey Machmudin, dalam siaran persnya siang ini.

  • 8 August 2017
  • 13409 Views

Pelamar 441.267, Penjaga Tahanan Masih Formasi Favorit Pendaftaran CPNS di Kemenkumham dan MA

CPNS-2014Hingga Selasa (8/8) pukul 11.09 WIB, pelamar formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung (MA) melalui situs www.sscn.bkn.go.id telah mencapai 441.267 orang. Dari jumlah tersebut, formasi penjaga tahanan di Kemenkumham masih merupakan formasi favorit dari para pelamar.

Data yang dilansir humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan, dari total 441.267 pelamar yang telah mengisi datanya melalui situs www.sscn.bkn.go.id, sebanyak 427.117 orang mengajukan lamaran untuk mengiri formasi di Kemenkumham. Sedangkan sisanya sebanyak 14.150 orang mengajukan lamaran untuk mengisi formasi di Mahkamah Agung (MA).

  • 8 August 2017
  • 11732 Views

Presiden Jokowi: Masa Wajah Kayak Gini, Wajah Diktator

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Pasanggiri Nasional serta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Pasanggiri Nasional serta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Saat memberikan sambutan pada Pasanggiri Nasional serta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tidak langsung memberikan sindiran bagi warga yang sering memberinya penilaian tidak benar pada dirinya melalui media sosial.

Ketika akan mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi memberikan kesempatan kepada pendekar remaja untuk tunjuk jari dan maju ke depan. “Masa pendekar enggak ada yang berani maju. Silakan maju satu,” kata Presiden Jokowi.

  • 8 August 2017
  • 8796 Views

Soal Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Jokowi: Indonesia Hanya Kalah Dari India dan RRT

Presiden Jokowi menyalami Pimpinan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin KH Kasmudi Assidiqi, usai membuka Persinas) ASAD 2017, di Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi menyalami Pimpinan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin KH Kasmudi Assidiqi, usai membuka Persinas) ASAD 2017, di Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak mensyukuri karena dalam pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan negara-negara besar G-20, Indonesia berada pada kelompok 3 (tiga) yang terbaik. Kita hanya kalah dari India dan Tiongkok (RRC).

“Korea Selatan, Meksiko, Jerman, Uni Eropa, Amerika, Arab Saudi, Jepang semuanya di bawah kita jauh. Ini yang sering kita tidak menyadari dan tidak mensyukuri,” kata Presiden Jokowi saat membuka Pasanggiri Nasional serta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8) pagi.